Salah satu hal penting yang wajib dipahami pada saat riding in group adalah isyarat/aba-aba dengan tangan/kaki (hand signals), terutama pada saat touring, dimana Road Captain memberikan hand signals kepada anggota touring lainnya.

Berikut ini adalah gambar  isyarat dengan tangan/kaki (Hand Signals) yang berlaku umum pada saat riding in group.

.

.

STOP (BERHENTI)

Isyarat untuk berhenti dengan posisi tangan ditekuk ke bawah membentuk sudut 45 derajat dan telapak tangan menghadap belakang.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

.

SLOW DOWN (KURANGI KECEPATAN)

Isyarat untuk mengurangi kecepatan, dengan cara tangan diluruskan ke samping membentuk sudut 45 derajat dan sudut 30 derajat (diayun serta secara perlahan) serta telapak tangan dalam posisi menghadap ke bawah.

Isyarat ini biasanya dilakukan ketika melewati tikungan atau di jalan yang bergelombang atau untuk selalu “hati-hati” karena situasi/kondisi jalan tidak memungkinkan melaju dengan cepat.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

.

SPEED UP (TAMBAH KECEPATAN)

Tangan diayunkan dari bawah ke arah depan atas dengan posisi telapak tangan menghadap atas.

Isyarat ini biasanya dilakukan ketika kondisi jalan lurus dan  situasi/kondisi jalan memungkinkan melaju dengan cepat.

>>>0<<<

FOLLOW ME (IKUTI SAYA)

Tangan menghadap ke depan atas dengan posisi telapak tangan terbuka dan menghadap bawah.

>>>0<<<

YOU LEAD/COME (ANDA MEMIMPIN DI DEPAN)

Tangan diayun ke depan dengan posisi jari telunjuk dan jempol membentuk sudut 45 derajat.

Isyarat ini untuk meminta pergantian posisi kepada biker di belakangnya untuk mengambil alih posisi di depan (Road Captain).

>>>0<<<

SINGLE FILE (SATU BARIS)

Tangan diangkat ke atas dengan sedikit condong ke depan dengan posisi jari telunjuk menujuk ke atas.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

DOUBLE FILE (DUA BARIS)

Tangan diangkat ke atas dengan sedikit condong ke depan dengan posisi jari telunjuk dan jari tengah membentuk huruf “V” .

Isyarat ini meminta formasi barisan grup menjadi dua, kondisi ini memungkinkan apabila jalan sepi dan formasi memang layak untuk membuat formasi dua baris atau situasi jalanan ramai sehingga tidak memungkinkan untuk membuat barisan yang terlalu panjang, dengan syarat kecepatan rendah.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

HAZARD IN ROADWAY (HAMBATAN DI JALAN)

Hambatan di Kanan :

Kaki kanan diselonjorkan membentuk sudut 30 derajat.

Hambatan di Kiri :

Tangan kiri membentuk sudut 30 derajat ke bawah dengan posisi jari telunjuk seolah-olah sedang menunjuk ke bawah.

Dalam kondisi tertentu, dapat pula kaki kiri yang diselonjorkan membentuk sudut 30 derajat.

Begitu pula apabila ada hambatan di sebelah kiri dan kanan jalan, dapat juga kaki kiri dan kanan diselonjorkan  membentuk sudut 30 derajat secara bersamaan.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

PULL OFF THE ROAD

Tangan diangkat ke atas membentuk sudut 70 derajat diayunkan ke arah depan kepala (helm) dengan posisi jari telunjuk seperti sedang menunjuk.

Isyarat ini digunakan apabila Road Captain memerintahkan seluruh peserta untuk menepi untuk alasan tertentu.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

TURN SIGNAL ON (NYALAKAN LAMPU SIGNAL)

Tangan diangkat ke bawah membentuk sudut 30 derajat  dengan posisi telapak tangan membuka dan mengepal.

Isyarat ini untuk meminta peserta menyalakan lampu tanda (sein kiri/kanan).

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

TURN SIGNAL OFF (MATIKAN LAMPU SIGNAL)

Tangan kiri mengarah lurus ke kiri dengan posisi telapak tangan rapat menghadap bawah dan jari jempol membuka-tutup (atas-bawah).

Isyarat ini untuk meminta peserta mematikan lampu tanda (sein kiri/kanan).

>>>0<<<

TURN HORN OFF (MATIKAN KLAKSON)

Tangan diangkat ke ke atas dan siku ditekuk  dengan posisi mengepal dan jari telunjuk mengarah ke kuping.

Isyarat ini untuk memerintahkan peserta agar tidak membunyikan klakson.

>>>0<<<

HEADBEAM (NYALAKAN LAMPU JAUH)

Tangan diangkat ke ke atas dan siku ditekuk  dengan posisi telapak tangan membuka (seperti hendak menepuk helm).

Isyarat ini biasanya dilakukan pada saat malam hari, dimana Road Captain meminta bantuan biker di belakangnya untuk menyalakan lampu jauh karena Road Captain tidak mungkin untuk menyalakan lampu jauh karena akan membuat silau pengendara dari arah berlawanan

>>>0<<<

FUEL (BENSIN)

Jari telunjuk menunjuk tangki BBM, menandakan akan segera mengisi BBM.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

REFRESHMENT STOP (ISTIRAHAT SEJENAK)

Jari mengepal dengan jari jempol mengarah ke mulut, menandakan akan berhenti untuk beristirahat.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

.

COMFORT STOP (BERHENTI PERLAHAN)

Tangan kiri membentuk sudut 30 derajat, diayun ke atas dan ke bawah dengan posisi telapak tangan mengepal, mengisyaratkan agar berhenti secara perlahan-lahan.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

TURN LEFT/RIGHT (BELOK KIRI/KANAN)

Belok Kanan :

Tangan kiri membentuk sudut 45 derajat ke atas dengan posisi telapak tangan terbuka menghadap depan.

Belok Kiri :

Tangan kiri mengarah lurus ke kiri dengan posisi posisi telapak tangan terbuka menghadap depan.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

U-TURN (PUTAR BALIK)

Tangan kiri membentuk sudut 45 derajat ke atas dengan posisi jari telunjuk dan jempol membentuk sudut 45 derajat serta memutar membentuk putaran.

Isyarat untuk memutar balik arah.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

RAPATKAN BARISAN

Tangan kiri diayun beberapa kali membentuk sudut 30 derajat dan 70 derajat keatas dengan posisi telapak tangan mengepal.

Isyarat untuk memerintahkan peserta merapatkan jarak dengan biker di depannya.

Diikuti oleh peserta lain di belakangnya.

>>>0<<<

“Semoga Bermanfaat”

(F-005, 2008)

.

.

Berikut Video yang sudah diedit menjadi 3 menit 14 detik (durasi aslinya selama 10 menit)  :

.

.

Sumber Utama : http://www.msf-usa.org (dan beberapa sumber lainnya)