zoss

Pernah lihat aspal berwarna merah seperti foto di atas ?…… kalau sudah pernah lihat, tau artinya ?……… 

“Zona Selamat Sekolah (ZoSS) ” jelas bukan sembarang tulisan, sebab  ”peringatan” agar pengguna jalan berhati-hati saat melintas kompleks sekolah dengan kendaraan bermotor, itu merupakan implementasi dari UU No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan.

Pasal 23  ayat (1) huruf b:

Pengemudi kendaraan bermotor pada waktu mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib: mengutamakan keselamatan pejalan kaki;

ZoSS merupakan rambu khusus bagi kendaraan untuk mengurangi kecepatan di ruas jalan raya di depan gedung sekolah. Di area ini, setiap pengendara wajib mendahulukan anak sekolah yang menyebang jalan. Melewati area ZoSS, para pengendara kendaraan bermotor harus pelan-pelan, dan wajib berhenti pada garis henti apabila ada anak sekolah yang menyebrang.

Mengapa  posisinya di depan sekolah ?

Karena anak-anak adalah kelompok rentan pengguna jalan, secara psikis maupun fisik belum mampu merespon bahaya secara cepat dan tepat. Atas dasar itulah Pemerintah melalui Departemen Perhubungan membuat batasan kecepatan tertentu khususnya di area sekolah, yaitu :

  1. Zona kecepatan berbasis waktu yang dapat digunakan untuk mengatur kecepatan kendaraan di area sekolah, maksimal kecepatan 20 – 25 km/jam.
  2. Zona untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan dan pemakai kendaraan, terutama para siswan sekolah itu sendiri

Tujuan  ZoSS:

  1. Mendidik anak sedini mungkin untuk taat hukum-beretika-berempati dalam berlalu lintas di jalan serta peduli terhadap lingkungan
  2. Mendidik masyarakat sekitar sekolah selaku pengguna jalan untuk memberi hak jalan kepada pejalan kaki dan sepeda secara umum dan bagi murid secara khusus
  3. Mencegah peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas
  4. Memotifasi guru dan orang tua murid untuk menjadi panutan anak dalam berlalu lintas.

20-zoss-pk-27

ZoSS diaplikasikan pada jalur Zebra Cross di depan sekolah yang diberi warna khusus. Secara teknis, rincinya area ZoSS dibuat tepat di depan sekolah  dengan warna merah menyala dengan panjang 10 meter, garis pembatasan berwarna putih serta rambu kecepatan maksimal 20 – 25 km/jam yang menjadi titik akhir area ZoSS.

Berani melanggarnya ?……

Nih sanksi buat pelanggarannya :

Pasal 60 ayat (2) :

Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (1) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda setinggi-tingginya Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).

.

(F-005, 2009)

.

Lampiran :

UU No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan

Note :

Dari berbagai sumber