garputala-yamaha

Posting sebelumnya pada artikel “V-ixion Teranyar Pakai Fairing?” yang copy-paste dari detikOto cepat sekali ditanggapi oleh YMKI.

“Kami belum merencanakan untuk memasukkan sebuah produk baru, termasuk V-ixion,” tukas Promotion Supervisor PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Indra Dwi Sunda ketika dihubungi detikOto, Kamis (26/2/2009). “Apalagi bila ada produk baru, bisa makin keteteran kita,” ujarnya.

Menyimak penjelasan YMKI di atas yang ane kutip dari detikOto memang amat sangat diplomatis, tetapi ingat….. berdasarkan pengamatan ane, sejak tahun 2007  sampai sekarang…  “telur” YMKI : V-xion (2007), Mio Soul, Mio Sporty ‘minor change’ (2008) dan Vega ZR (2009).

Mungkin ada baiknya kita simak juga “sepak terjang” para kompetitor YMKI di Indonesia :

  1. Bajaj dengan Pulsar 180, 200, 150 (next) dan 220 (next) walaupun modelnya bisa dikatakan’mirip’ semua, mampu menjawab semua segmen (kelas) pecinta motor ‘sport touring’.
  2. Kawasaki dengan ‘si kembar’ Ninja RR 150 dan Ninja R150, walaupun beda spek dan harga, tetapi mampu memenuhi keinginan para biker dengan versi “Full Fairing” dan “Naked Bike”.
  3. Minerva dengan 150R yang mampu memenuhi keinginan “segmen tengah” dengan aura motor sport berfairing.

Ada baiknya kita simak juga pendapat bro Taufik yang mengatakan :

versi Face lift dari Yamaha V-Ixion (Yamaha FZ 150i). Hal ini adalah sesuatu yang sangat realistis dilakukan oleh YMKI dalam kondisi yang terbatas sumber dayanya. Secara kita tahu kapasitas pabrik YMKI dengar-denger cuma setengah dari kapasitas pabrik AHM. Untuk apa membagi-bagi sumber daya untuk meriset mesin baru pabila mesin vixi masih dapat diterima kalangan biker, cukup berikan penutup tubuh, jadi deh sebuah motor sport berfairing yang terjangkau.

kalimat selanjutnya :

Apakah V-Ixion akan kehilangan Pamor? Penikmat Naked bike sejati tidak akan surut dan tetap akan memilih vixi karena sesuai dengan keinginannya. V-Ixion akan selalu menjadi V-Ixion yang kehadirannya cukup membuat dunia roda dua Indonesia gempar karena berani menawarkan sport kecil Injeksi bersasis Twin spar ;)

Menurut ane sih, kalo basic nya vixion (hanya dikasih baju/fairing), sebenarnya bisa dianalogikan antara aplikasi :

  1. rem depan/belakang drum (tromol) dengan disk;
  2. velg jari-jari dengan velg CW.

Lalu timbul pertanyaan : “apakah itu akan membuat ‘keteteran’ terhadap suatu produk tertentu?”.

Ga tau dah………. 😛

Memang…. menurut “tetangga sebelah”, konon “motor laki” hanya menyumbang 12% dari total produksi motor…..

Tetapi…….. KAMI ADA !…..

Akhirnya…… itu khan hanya sekedar masukan saja buat Tim R&D nya YMKI. 😀

.

(F-005, 2009)