Berikut ini bukan aturan cuma usulan, Artikel ini saya dapat dari Milist Sebelah dengan sedikit modifikasi (thank to Cing Roy YVML Gaek..hehehehe)

1. Dalam perkembangan Riding berkelompok untuk roda 2 saat ini ada baiknya di pecah menjadi kelompok2 kecil max 8 motor, kenapa demikian saat ini Jalan Raya bukanlah suatu tempat yang ramah untuk kita jalan berkelompok, pertama Jalanan dah macet ahh pokoknya tidak recommended untuk konvoi motor…udah nggak jamannya…, elu minta jalan dengan berklakson ria sepanjang perjalanan waduhhh..elu minta spesial dijalan …hehehe mo kemana bro. jadi biasa aja deh kalo harus antri yaa sabar. jadi RC saja yang sebaiknya yang memberi tanda.

2. Kalo keluar kota setelah ditentukan berapa motor dalam 1 kloter maka RC kedua harus bisa menjaga jarak dengan rombongan didepannya agar supaya tidak menjadi 1 kloter dan menambah panjang rombongan ..terkecuali track yang sepi seperti contoh jl daendeles di selatan jawa… nggak masalah karena sangat jarang kendaraan lain.

3. Ada baiknya alat komunikasi seperti HT selalu siap dan ada pada setiap turing resmi, agar supaya komunikasi antar kloter jadi mudah.

4. Jarak antar pengendara mohon untuk disiplin, jangan terlalu mefet (rapat) kita tidak tau apakah rider didepan kita cukup ok nggak, kapan saja bisa terjadi kecelakaan. jika terjadi kecelakaan pengendara didepan anda maka sama saja anda siap menjadi pembunuh teman anda. Juga jangan terlalu jauh jadi anda harus bisa mengimbangi ritme dari RC. Apabila lelah lapor sama RC..minta istirahat.

5. Jaga Stamina, pastikan kondisi badan OK, makan jangan asal2an, elu perlu protein yang bagus jangan pelit2 sama badan sendiri, karena kalo turing selain motor yang disiksa badan elu juga disiksa, kalo perlu minum multi vitamin, madu sangat disarankan  badan kuat anu kuat…wkwkwkwkwkwk

RC kecapean wkwkwk...6. Elu harus siap tidur dimana aja, kalo susah cari hotel saya rasa hotel pasti pas adalah tempat yang tepat, tapi pastikan badan anda terlindung dengan baik oleh dinginnya malam dan ubin hehehehe jangan sampai elu tidur besoknya masuk angin. jadi elu juga harus prepare hal tersebut misalnya sleeping bag.

7. Dana TAKTIS, hmmm ini agak2 rahasia seh, biasanya salah seorang pengurus sudah mengantongi Dana Taktis dalam setiap turing. Kenafa dana taktis itu ada…kalo elu kecelakaan di ndesa..kaga ada ATM, tengah malem dll, dst dan selanjutnya hehehe cuma uang cash yang bisa menyelesaikan masalah. Inget dana Taktis ini hanya digunakan hal2 yang sangat Penting. Jumlahnya lumayan pokoknya bisa buat DP Motor Vixion. Alhamdulilah saat ini belum ada dan jangan sampai kita dalam turing resmi kecelakaan yang fatal.

8. Kode tangan atau turing tolong deh penggunaannya lebih efisien, jangan semua elu pake..misalnya mau nyusul kendaraan didepan cukup gunakan Sein..nggak perlu tangan melambai2, terkecuali keadaan yang membuat kita harus juga menggunakan kode2 tersebut. jadi bukannya tidak dipakai kode atau tanda turing tapi kita efesienkan. Cape brooo kudu konsentrasi trus, tangan satu pegang stang, kaki melambai kaya orang jojing …hehehehe Touring 500km lebih pasti lecet tuh

9. petugas di setiap rombongan turing minimal harus ada 3, ada petugas di depan (RC) di belakang (Sweeper). dan Petugas Pengamanan Rombongan (Safety Officer)

10. Setiap anggota turing berkelompok harus jujur, sadar diri, gak usah malu, jangan merasa terhina. kalo merasa kurang bagus skill-nya, jangan diurutan belakang. karena menurut gw, setiap rombongan turing tuh ada urutannya.
misal yang turing 7 motor (5 anggota, 2 petugas)
a. petugas(RC)
b. anggota 1
c. anggota 2
d. anggota 3          Petugas (SO)
e. anggota 4
f. anggota 5
g. petugas (sweeper)

Prioritas susunannya menurut gw :
pertama, prioritaskan yang membonceng.
kedua, kalau merasa skill riding kurang mumpuni (bukan berarti jelek), nah masuk ke urutan di depan.
ketiga, kalau merasa motor kurang yahud (gak seganas waktu baru beli), masuk ke urutan depan.

Dalam contoh di atas, anggota 3 skillnya harus lebih bagus dari anggota 2, anggota 4 skillnya harus lebih bagus dari anggota 3, dst.
INGAT, yang diprioritaskan skill terlebih dahulu jangan kemampuan motor, percuma kalo motor lu sekenceng R6 tapi bawanya masih nubie..

Dengan adanya urutan tersebut, niscaya rombongan turing akan lancar. karena kalau anggota 4&5 tertinggal, mereka bisa mengejar yang lainnya (berdasarkan skill dan panduan dari sweeper)
se-konstan apapun kecepatannya, anggota yang dibelakang pasti mempunyai kecepatan lebih cepat dari anggota yang di depan (inilah keuntungan buat yang membonceng), kecepatan yang membonceng tidak akan beda jauh dengan RC (misalkan 60 km/j), jadi motor yang ngebonceng tidak akan tersiksa/dipaksa.

Jadi sebelum posisinya ditentukan sama petugas, lebih baik sadar diri..

Segitu Dulu nanti kita sambung lagi

Klo ada tambahan monggo mas bro….

Kiki YVC F-044