Misano Italy,  5 September 2010 kemarin… Pembalap Moto2 Jepang berusia 19tahun, Shoya Tomizawa, telah meninggal setelah kecelakaan dalam GP San Marino, kecelakaan kedua dalam dua even balap motor yang berbeda dipekan ini.

Adalah Dokter Claudio Costa, anggota dari Tim Medikal Kejuaraan yang memberitahukannya kepada reporter. Tomizawa berkendara sangat baik sebelum akhirnya terjatuh di lap ke-12 dan tertabrak oleh Alex de Angelis…kemudian Scott Redding yang juga tidak bisa menghindar karena posisi yang saling rapat. Keduanya pun ikut jatoh tanpa cedera parah. Dan karena masih meninggalkan kecepatan tinggi dalam balapan, Official memutuskan untuk meneruskan balapan setelah kecelakaan karena takut malah mengakibatkan terjadi kecelakan lagi gara-gara dikeluarkannya Red Flag secara tiba-tiba.

Shoya Tomizawa

Moto2 adalah seri GP pengganti untuk kelas 250cc yang dimulai pada tahun 2010, dengan mesin 4 tak (bensin murni 6oo cc) yang menggantikan GP 250 (mesin 2 tak kapasitas 250 cc), sebagai kelanjutan program FIM dan DORNA selaku panpel GP Motor dunia untuk secara bertahap menghapus mesin 2 tak yang boros bensin dan polusinya lebih tinggi. Penghapusan motor 2tak secara bertahap ke motor 4tak sudah dimulai pada 2001 untuk kelas GP500 (mesin 2tak 500 cc) menjadi MotoGP (mesin 4tak 1.000 cc yang pada 2007 diturunkan menjadi 800 cc).

Mereka juga nambahin, Tomizawa masih hidup saat diangkat dari track dan buru-buru diangkut ke rumah sakit lokal di Itali. Dia dikabarkan meninggal tidak lama kemudian. Beritanya tidak diumumkan sampai kemudian balapan MotoGP berjalan. Para pembalap dikabari kemudian setelah balapan selesai, dimana dimenangkan oleh Dani Pedrosa.

Daijiro Kato

Tomizawa merupaka pembalap MotoGP kedua asli Jepang yang juga meninggal, setelah sebelumnya terlebih dahulu, Daijiro Kato yang tinggal di Misano Area juga meninggal setelah mengalami kecelakaan di GP Jepang tahun 2003.

I found out now, when things like this happen nothing else matters” ujar juara dunia Valentino Rossi kepada Mediaset television. “He was a lovely guy, it was a horrible accident.”

FYI.. kecelakaan pertama dipekan ini, Pete Lenz, seorang anak berumur 13 tahun pun meninggal di even balap kelas nasional 125cc Amerika, sesaat sebelum MotoGP Indianapolis dimulai.

Huuuftt.. benar-benar olahraga yang sangat berbahaya…

Sayonara Tomizawa… Goodbye Pete..

Warm regards,

Medi