SNI? Lagi rame nih sekarang. Gimana engga, semua pengendara roda dua diharuskan menggunakan helm SNI. Kalo keliatan gak pake SNI, tilang. Lah, bagus dong. Berarti kan ada standar yg mengatur kualitas helm itu sendiri. Tapi sayangnya, kualitas helm SNI itu masih kalah jauh sama helm sertifikasi lain. Giliran pengguna helm yang berjuta2 rupiah garuk2 kepala. Helm bagus koq ndak boleh dipake. Memang kalo kepala ogut bocor ada yg mau ganti.:mrgreen:

Sebelum memberikan kabar gembira untuk brader2 yg helmnya bersirtifikasi selain SNI, ogut mau memberikan daftar2 brand helm yang memenuhi SNI.
Helm-helm tersebut diantaranya : NHK, GM, VOG, MAZ, MIX, INK, KYT, MDS, BMC, HIU, JPN, BESTI, CROSX, SMI, SHC, OTOKOGI, CABERG, HBC, dan Cargloss Helmet.
Helm-helm itu diproduksi dan diimpor oleh PT Tara Kusuma Indah, UD Safety Motor, PT Dinaheti Motor Industri, PT Danapersadaraya Motor Industri, PT Mega Karya Mandiri, PT Inplasco, PT Helmindo Utama, serta CV Triona Multi Industri.
Sedangkan helm-helm bermerk terkenal antara lain Nolan, Arai, AGV, Shoei, Shark, dan KBC ternyata belum memiliki Standar Nasional Indonesia.

Tapi tenang aja buat para brader yang punya helm “berjutjut”.
Kenapa bisa tenang? Soalnya buat para brader yg punya helm bersertifikasi selain SNI seperti DOT, SNELL, dll masih bisa menggunakan helmnya masing-masing. Tanpa harus kena tilang + kepala tetap aman.:mrgreen:

Silahken dilihat buktinya


Jadi, intinya peluncuran peraturan tentang penggunaan helm SNI itu adalah untuk “membasmi” helm cetok yang masi berkeliaran dijalan raya.
*kita lihat aja pelaksanaan dilapangannya:mrgreen:

Sumber :
* TVone
* Hot Thread Kaskus

Semoga bermanfaat dan brader2 bisa tidur tenang malam ini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

regards,

ogut